Angka Kecelakaan di Kediri Selama Arus Mudik dan Balik Turun 80%

Kediri, koranmemo.com – Operasi Ketupat Semeru 2019 yang dilaksanakan selama 13 hari, petugas Satlantas Polres Kediri Kota mencatat angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menurun jika dibandingkan dengan tahun 2018. Penurunan angka kecelakaan tercatat mencapai 80 persen selama operasi tersebut, dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.

Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru mulai tanggal 29 Mei dan berakhir pada tanggal 10 Juni. Dari data yang diperoleh dari petugas, selama 13 hari tersebut terjadi dua kejadian laka lantas.

“Tercatat selama Ops Ketupat Semeru ada dua peristiwa, keduannya hampir terjadi pada awal giat. Terakhir operasi ini pada tanggal 11 Juni pukul 00.00 WIB,” ujar Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Ahmad Risky Fardian Caropeboka, Selasa (11/6).

Dari dua kejadian tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa, hanya terhitung tiga korban dengan luka ringan. Sedangkan pada tahun 2018, ada 10 kejadian laka lantas dan mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat, dan 12 orang luka ringan.

Dari kejadian tersebut, selain penurunan angka laka lantas, tingkat kefatalan juga menurun. Namun, yang menjadi perhatian adalah jalur Kediri-Nganjuk yang sering terjadi laka lantas. Dua kejadian di tahun 2019, juga terjadi di jalur tersebut.

Ini lantaran, jumlah kendaraan yang melintas di jalur tersebut dinilai cukup tinggi. Mobilitas kendaraan dari arah Nganjuk ke Kediri maupun sebaliknya, cukup padat. Meskipun demikian, penurunan angka laka lantas juga dipengaruhi oleh penurunan jumlah kendaraan ynag mencapai 50 persen.

“Memang penurunan volume kendaraan juga berpengaruh kepada angka kecelakaan, terlebih lagi sekarang jalur tol juga sudah beroperasi dengan maksimal. Meskipun ada program mudik gratis ataupun mudik bareng, itu belum menurunkan tingkat kerawanan,” sahut Rizky.

Menurutnya, meskipun kejadian laka lantas tetap didominasi oleh pengendara sepeda motor, namun kesadaran pengendara mengenai tata tertib berkendara meningkat. Tidak hanya memperhatikan peraturan lalu lintas, namun juga lebih memperhatikan keselamatan saat berkendara.

Ia menjelaskan, tingkat kehati-hatian pengguna jalan juga lebih tinggi, masyarakat yang menggunakan sepeda motor juga banyak yang beralih menggunakan kendaraan umum maupun melakukan perjalanan dengan keluarga yang lainnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date