Anggaran Ditolak Dewan, Peresmian Pujasera Gagal

Blitar, koranmemo.com – Upaya Pemerintah Kota Blitar menjawab pesimisme publik untuk segera mengoperasikan pusat jajanan serba ada (pujasera) kandas dari waktu yang dijanjikan alias molor.

Terbukti, sampai lewat bulan April 2018 yang dijanjikan jadi momen peresmian sentra kuliner berkonsep pujasera di lahan eks gedung Dinas Lingkungan Hidup yang terletak di Jalan A Yani Kota Blitar, gagal total.

Pemkot Blitar mengklaim rencana itu gagal lantaran anggaran untuk progres pembangunan pujasera melalui dana alokasi khusus (DAK) ternyata ditolak mentah-mentah oleh DPRD setempat.

Akibatnya, proses pembangunan pujasera menjadi tersendat. Hal ini ditandai dengan masih terlihatnya bangunan yang secara fisik belum sempurna. Seperti lahan untuk parkir saja masih belum ada. Sanitasi juga masih nihil.

“Kemarin mau dianggarkan melalui DAK, tapi sama dewan tidak diperbolehkan, ya sudah kami ikuti aja,” kilah Kepala Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kota Blitar, Arianto.

Berdasarkan pengakuan Arianto, pihaknya menganggarkan pembangunan pujasera sebesar Rp 1 miliar.  Anehnya, dengan postur anggaran yang cukup ideal itu finalisasi pembangunan belum rampung juga hingga saat ini.

Alhasil, dia juga tidak bisa menjamin kapan bangunan pujasera itu akan diresmikan. “Ya peresmiannya jadi molor, karena masih banyak kekurangan bangunan pendukung yang harus dicukupi. Kami menunggu itu saja dulu,” ujar Arianto.

Sayangnya Arianto tidak bisa menjawab, ketika ditanya mengapa sampai rencana anggaran yang diajukan melalui DAK ditolak mentah-mentah DPRD Kota Blitar. “Kita ikuti aja dari dewan maunya seperti apa. Kan yang menentukan sana (DPRD Kota Blitar),” tandasnya.

Pernyataan itu seolah kontradiktif dengan Wakil Wali Kota Blitar Santoso yang optimis bangunan pujasera di sisi timur RS Budi Rahayu tersebut segera dapat difungsikan. Mengingat anggarannya sudah disiapkan dalam APBD 2018.

Namun begitu, dirinya menepis tudingan jika selama ini pujasera mangkrak, dengan mengatakan Pemkot Blitar masih menyempurnakan pelbagai kekurangan pada bangunan kios di dalamnya.

“Itu (pujasera) belum sempurna bangunan fisiknya. Artinya, kami juga masih tahap penyempurnaan. Kita optimis penyempurnaan pembangunan bisa rampung dan segera difungsikan tahun ini,” imbuhnya.

Reporter: Arief juli prabowo

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date