Alfian Tanjung, Penghina Jokowi Dan Ahok, Akhirnya Dijebloskan Ke Lapas Porong

Sidoarjo, koranmemo.com – Ustadz Alfian Tanjung akhirnya di eksekusi oleh Kejari Perak Surabaya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas l Surabaya di Porong, Senin (11/6/2018). Ia divonis 2 tahun penjara dalam kasus melanggar Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b butir 2 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis.

Dengan menggunakan bis tahanan Kejari Perak, Alfian tiba pukul 10.00 WIB di Lapas Porong. Pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polresta Sidoarjo dan pihak Mabes Polri ikut dalam prosesi eksekusi tersebut.

Nampak Kajari Perak Surabaya, Rachmat Supriady juga ikut mengawal secara langsung perjalanan Alfian dari Polda Jatim menuju Lapas Porong. Sebelumnya, dikabarkan Alfian tiba di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo dari Jakarta menggunakan angkutan udara.

Turut hadir dalam pengamanan di Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris dan Kasat Sabhara, Kompol Deddy Iskandar dan pejabat utama Polresta Sidoarjo lainnya.

Kajari Perak Surabaya Rachmat Supriady mengatakan, Alfian harus menjalani hukuman 2 tahun setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi terkait kasus ujaran kebencian terhadap Presiden Sidoarjo Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dianggap sebagai antek Partai Komunis Indonesia (PKI). “Terdakwa Alfian kami eksekusi karena kasasinya ditolak oleh MA dan pada tanggal 7 bulan Juni suratnya resmi keluar,” katanya.

Sebelum di tingkat kasasi, Majelis Hakim PN Surabaya diputus bersalah dengan vonis 2 tahun penjara terkait kasus ujaran kebencian saat memberikan ceramah di sebuah masjid di Surabaya pada Februari 2017.

Alfian kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya. Namun, dalam putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi menolak kasasi Alfian dan tetap menjatuhkan vonis 2 tahun pada Alfian.

Saat digelendang menuju Lapas Porong dengan mengenakan rompi warna hijau dari Kejari Perak Surabaya dan songkok warna hitamnya, Alfian menyatakan akan melakukan upaya peninjauan kembali (PK). “PK akan disiapkan pengacara saya sesudah lebaran,” ucapnya singkat.

Reporter : Yudhi Ardian

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date