Akan Transaksi, Baru 3 Bulan Jadi Pengedar Dobel L Ditangkap

Kedirikoranmemo.com — Ghea Candra Aditya (31) asal Perum Wilis Blok 1A/Nomor 68 Kelurahan Campurejo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, diamankan petugas Unit Sabhara Polsek Pesantren di Taman Kota yang berada di Lingkungan Kresek Kelurahan Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Sabtu (9/2) sekitar pukul 21.30 WIB. Pelaku diamankan, lantaran diketahui membawa pil dobel L berjumlah 21 butir, dan diduga akan dijual kembali.

Kapolsek Pesantren, Kompol Paidi Sadiarto mengatakan, petugas yang melakukan patroli mendapat informasi dari beberapa warga yang mencurigai seorang karena sering mondar – madir di daerah tersebut. “Petugas pun, segera menuju lokasi yang dimaksud dan melakukan penyelidikan,” jelasnya, Minggu (10/2).Petugas yang berada di lokasi, melihat permuda yang dimaksud dan segera melakukan pemeriksaan. Setelah melakuakan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan 10 butir pil dobel L yang berada di dalam jok sepeda motor. Dari pengakuan pelaku, pil tersebut akan dijual kepada seseorang yang sudah memesan dan sudah tiga bulan ini menjadi pengedar.

Menurut Staf Humas Polsek Pesantren, Aipda Mas’ul Syamsu, setelah pelaku berhasil diamankan, petugas Unit Reskrim Polsek Pesantren melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Ternyata, pelaku tidak tinggal di rumahnya yang berada di Perum Wilis, namun tinggal di tempat kos yang berada di Jalan Raung Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto.

Setelah petugas melakukan pemeriksaan di tempat kos, petugas kembali menemukan satu plastik klip berisi 10 butir pil dobel L dan satu bungkus kecil berisi 1 butir. “10 butir ditemukan di tempat kos pelaku, 6 butir sudah tidak utuh lagi dan 4 butir lainnya masih utuh. Diduga, pelaku juga mengecer pil ini, karena ada satu bungkus kecil yang berisi 1 butir pil dobel L,” ucapnya.

Untuk melakukan proses hukum lebih lanjut, sambung Mas’ul, pelaku sementara berada di ruang tahanan di Polsek Pesantren sampai kasus ini dilimpahkan ke pihak Pengadilan Negeri Kota Kediri. Selain itu, petugas juga melakukan penyelidikan dari mana pelaku mendapatkan barang haram tersebut.

Reporter Okpriabdhu Mahtinu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date