800 Personel Amankan Pembersihan Semampir

Kediri, koranmemo.com –  Polres Kediri Kota beserta unsur TNI dan Satpol PP mengerahkan 800 personel untuk mengamankan jalannya eksekusi pembersihan eks lokalisasi Semampir, Kamis (15/12).

Kabag Ops Polresta Kediri, Kompol Ketut Mudita yang memimpin pengamanan mengatakan sebanyak 800 petugas dikerahkan untuk mengantisipasi adanya perlawanan dari warga yang enggan untuk meninggalkan lokasi. “Ada 800 personel kita terjunkan. Selain mengamankan lokasi, petugas juga bertugas membantu warga yang hendak mengangkut barangnya ke lokasi penampungan,” ujarnya.

Selain mengamankan penertiban dan memantau jalannya eksekusi, kepolisian juga mengamankan Imam Ansori. Warga eks lokalisasi Semampir itu diamankan karena diduga melanggar pasal 160 KUHP tentang penghasutan untuk melakukan perbuatan pidana.

Sejak Rabu malam Imam diduga menghasut para warga eks lokalisasi agar tidak meninggalkan rumahnya. Mereka diminta untuk tetap berada di dalam rumah saat petugas akan merobohkan rumahnya. Sekitar pukul 09.00 WIB petugas mengamankan Imam dan membawanya ke Polres Kediri kota

Terpisah, Kasubag Humas Polres Kediri Kota, AKP Anwar Iskandar menegaskan hingga saat ini pihaknya baru mengamankan 1 orang tersangka. Meski demikian dia tidak menutup kemungkinan akan bertambah apabila ditemukan bukti-bukti dan saksi-saksi. “Yang bersangkutan diduga telah menghasut atau memprovokasi warga untuk tidak meninggalkan rumahnya saat pembersihan dilakukan,” tegasnya.

AKP Anwar menambahkan saat ini Satreskrim Polres Kediri Kota masih melakukan pemeriksaan terhadap Imam Ansori. Apabila memenuhi unsur maka Imam akan dijerat pasal 160 KUHP. Yaitu memprovokasi warga untuk tidak memindahkan barang yang berada dalam rumah. (ram)

 

Follow Untuk Berita Up to Date