8 Tahun Mangkrak, Kios SPA Beruntun Ambruk

Nganjuk, koranmemo.comBangunan Sentra Pengembangan Agrobisnis (SPA) di Desa Bungur Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk, banyak yang rusak dan ambruk. SPA yang harusnya dipersiapkan bagi para petani ini, setelah sekitar 8 tahun dibangun, justru mangkrak dan banyak bangunan terbengkalai.

Kondisi seperti ini ditengarai lantaran pembangunan infrastrukstur tidak memperhatikan sistem perencanaan dengan baik. Dampaknya, pembangunan tidak sesuai peruntukkannya, mangkrak dan rusak. Padahal, bangunan ini dipersiapkan bagi para petani dari masing-masing wilayah di 20 kecamatan Nganjuk, untuk memasarkan produk unggulan hasil pertanian.Sehingga, para pendatang dari luar daerah dapat melihat potensi hasil pertanian cukup dari SPA, sebelum mereka memutuskan untuk menjalin kerjasama di bidang agrobisnis. Maka, pada bagian SPA dibangun kios-kios sebanyak kecamatan yang ada di Nganjuk.

Namun seiring berjalannya waktu, kios-kios tersebut dibiarkan begitu saja, hingga lambat laun banyak yang rusak. Terakhir, ada lima kios yang ambruk rata dengan tanah di SPA ini, Sabtu (3/11) sore lalu, tanpa diketahui pasti sebab kios-kios tersebut ambrol pada bagian depan.

“Karena mangkrak, banyak bagian yang rusak, bangunan ikut ambrol,” ungkap Gunarto, Ketua Asosiasi Agropolitan Nganjuk.

Menurut Gunarto, tidak hanya kios-kios yang rusak, bangunan lain juga ikut rusak. Di antaranya, gudang, tempat santai, dan beberapa kios di depan.

Daripada mangkrak dan tidak terurus, oleh pemuda desa setempat dimanfaatkan sebagai usaha pembibitan, dan kios-kios bagian depan beralih fungsi sebagai warung makan dan kios-kios pracangan.

“Pada bagian bangunan yang lain sudah lebih dulu rusak, seperti tempat bersantai dan beberapa gudang,” tegasnya.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date