668 Warga Trenggalek Berangkat Haji, CJH Termuda Usia 18 Tahun

Trenggalek, Koranmemo.com – Sebanyak 668 warga Trenggalek berangkat ke tanah suci. Ratusan calon jemaah haji (CJH) yang terbagi dalam tiga kloter itu akan diberangkatkan pada Senin (8/7) dan Selasa (16/7), terbagi dua gelombang. Dalam CJH 1440 H/2019 M terdapat CJH termuda berusia 18 tahun hingga CJH tertua berusia 93 tahun.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Trenggalek, Agus Prayitno mengatakan, untuk kloter 09 akan diberangkatkan pada gelombang pertama pukul 12.00 WIB. “Sementara dua kloter lainnya, yakni kloter 29 dan 30 akan diberangkatkan pada gelombang dua sekitar pukul 02.00 WIB,” jelasnya, Jumat (5/7).

Pemberangkatan kloter 09 pada gelombang pertama akan diikuti sebanyak tiga CJH. Sementara untuk kloter 29 dan kloter 30 pemberangkatan gelombang dua diikuti sebanyak 655 CJH. “Untuk kloter 29 sebanyak 210 orang dan kloter 30 sebanyak 445 orang,” kata dia.

Ratusan CJH itu tak sepenuhnya berangkat dari Kabupaten Trenggalek. Sebab sebanyak 10 CJH mutasi keluar atau tidak berangkat dari Trenggalek sehingga CJH yang berangkat dari Trenggalek sebanyak 658 orang. “Mutasi keluar 21 CJH dan mutasi masuk antar kota dalam provinsi sebanyak 11 orang,” jelasnya.

Sementara untuk kuota cadangan haji sebanyak 18 CJH. Rinciannya delapan diantaranya adalah pendamping dan empat CJH lansia. Untuk CJH tertua haji kali ini adalah Maidi (93) warga RT 19/RW 09 Dusun Wadilor Desa Ngadirejo Kecamatan Pogalan. “Sementara CJH termuda adalah Farid Rosyidi, usia 18 tahun,” kata Agus Prayitno.

Berdasarkan prosentase, jemaah asal Kabupaten Trenggalek yang berusia di atas 60 tahun mencapai 332 jamaah atau sebanyak 51 persen. Sementara jamaah yang berusia kurang dari 60 tahun sebanyak 49 persen atau 326 jamaah. “Alhamdulillah jamaah yang akan berangkat saat ini dalam kondisi sehat wal afiat,” pungkasnya.

Reporter Angga Prasetiya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date