5 Perayaan Selain Natal di Bulan Desember

Koranmemo.com – Bulan Desember tampaknya jadi bulan yang penuh dengan suasana liburan dan perayaan.  Salah satu yang paling populer adalah perayaan Natal.  Meski begitu, rupanya ada beberapa perayaan lainnya yang juga dirayakan bulan Desember.

  1. Galungan dan Kuningan

Galungan dan Kuningan adalah hari raya bagi umat Hindu di Bali yang diperingati 210 hari sekali.  Hari pertama perayaan ini adalah Galungan, yang menjadi tanda ketika roh leluhur kita mengunjungi bumi.

Sedangkan, Kuningan adalah hari terakhir dari perayaan ini. Di hari tersebut, roh leluhur meninggalkan Bumi.  Tahun ini, Hari Raya Galungan dan Kuningan jatuh di bulan Desember sampai dengan Januari.  Tepatnya tanggal 26 Desember 2018 – 5 Januari 2019.

Di saat itu, umat Hindu di Bali akan menjamu dan menyambut leluhurnya dengan doa dan berbagai sesaji.  Yang khas dari perayaan ini adalah adanya penjor, atau batang bambu yang digantungi sesaji, di pinggir jalan.

Selain berdoa di pura dan menyiapkan sesaji, umat Hindu di Bali juga berkumpul dengan keluarga saat perayaan ini.

  1. Kwanzaa

Kwanzaa adalah hari penting bagi orang-orang keturunan Afrika.  Di hari Kwanzaa, orang-orang berkumpul dengan keluarga atau kerabat dekatnya untuk mengingat budaya Afrika.  Perayaan Kwanzaa dilakukan di tangal 26 Desember – 1 Januari.

Selain mengingat budaya-budaya, mereka juga bersyukur akan semua kebaikan yang dialami dalam hidupnya. Hari ini dirayakan selama tujuh hari. Setiap harinya memiliki lambang masing-masing.

Kemudian orang yang merayakan Kwanzaa menyalakan tujuh lilin yang ditaruh di alam tempat lilin bernama kinara. Mereka juga menyediakan buah-buahan dan sayuran di keranjang, jagung, cangkir yang digunakan untuk minum bersama, dan hadiah. Hari ini sebenarnya berakar dari perayaan panen kuno di Afrika.

  1. Bodhi

Umat Budha merayakan Hari Bodhi di bulan Desember.  Di Jepang, hari ini diperingati tanggal 8 Desember, atau hari ke-delapan di bulan ke-12 dalam kalender lunar Tionghoa. Hari Bodhi dirayakan untuk mengenang hari di mana Siddharta Gautama mendapatkan pencerahan atau bodhi, ketika ia sedang melakukan meditasi.

Setiap umat Budha bisa merayakannya dengan meditasi, menyenandungkan sutra atau syair suci. Di beberapa negara, rumah-rumah umat Budha juga dihiasi dengan banyak cahaya lampu warna-warni.

Kemudian ada juga ornamen yang melambangkan tiga permata yaitu Budha, Dharma, dan Sangha.

  1. Hanukkah

Bagi umat Yahudi di seluruh dunia pertengahan sampai akhir Desember adalah perayaan Hanukkah.  Hanukkah dirayakan saat tanggal Kislev 25 dalam kalender Hebrew.  Hanukkah juga dikenal sebagai Festival Cahaya.

Ini adalah hari raya untuk mengingat masa saat umat Yahudi lolos dari penindasan Raja Antiokhus. Seperti namanya, di hari tersebut, umat Yahudi akan menyalakan lilin di tempat lilin yang disebut menorah dalam bahasa Hebrew.

Selain itu, juga ada permainan mirip gasing yang namanya dreidel, dan saling menukar cokelat yang disebut gelt.  Perayaan ini juga bisa jatuh di bulan selain Desember.

Editor:  Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date