5 Pengedar Sabu Lintas Provinsi Dibekuk BNNP Jatim

Surabaya, koranmemo.com – Lima pelaku peredaran gelap narkoba yang sering beraksi lintas provinsi, salah satunya di Kabupaten Meranti, Kepulauan Riau, dibekuk anggota Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur.

Mereka ditangkap petugas BNNP Jatim secara bertahap adalah, Zaki Mubaraq (36) asal Jalan Ismail, Selat Panjang Selatan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, M. Rudi (43) asal Pasar IX, Dusun VI, Gang Popsai, Tembung Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dan Sobirin (43) asal Jalan Siring Kemuning, Mecajah, Tanjung Bumi, Bangkalan, Jawa Timur, M. Lukman (45), asal Desa Sokobanah Tengah, Sampang, Madura, Jawa Timur, serta Rival Martha (24), asal Desa Sukorejo, Tirtoyudo, Malang, Jawa Timur.

Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Brigjen Pol Bambang Budi Santoso, melalui Kabid Pemberantasan AKBP Wisnu Chandra membenarkan penangkapan tersebut.

“Penangkapan pelaku ini berawal anggota kami menerima laporan dari masyarakat, Senin, (24/9/2018), pagi tentang adanya peredaran gelap narkoba di Wilayah Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Lalu setelah menerima informasi tersebut dilakukan penyelidikan dan, berhasil menangkap satu pelaku Sobirin ini,” kata AKBP Wisnu Chandra, saat dihubungi koranmemo.com, Selasa (25/9/2018). Malam.

Hasil penangkapan pelaku Sobirin tersebut lanjutnya, berakhir di Terminal Caruban, Madiun, dan pada saat itu pelaku terbukti kedapatan membawa barang bukti narkotika jenis Sabu. “Pada saat yang sama, petugas melakukan penangkapan pelaku lainnya, mereka berperan sebagai penyuplai dana di Kota Surabaya,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas menangkap pelaku Rival Martha, dia berperan sebagai pengendalian di lapangan, dan pelaku M.Lukman yang memiliki akses ke bandar besar di Malaysia, dan akhirnya pelaku ditangkap petugas di Desa Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Berdasarkan hasil laporan masyarakat melalui, contact center BNNP Jatim, dilaksanakan giat lidik, dan untuk selanjutnya ditingkatkan menjadi sebuah kegiatan penyidikan. lima orang pelaku pengedar berhasil ditangkap dari beberapa wilayah. Mereka ini merupakan pengedar narkoba lintas provinsi,” imbuhnya.

Ditambahkan, selain pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang kini berada di kantor BNNP Jatim, yaitu Methaphetamine (Sabu-sabu) seberat 4.000 Gram, satu unit sepeda motor, satu unit mobil empat buah unit ponsel handphone sebagai alat komunikasi saat transaksi, empat lembar kartu ATM.

Untuk menanggung akibatnya, kelima pelaku pengedar narkoba terjerat sesuai ketentuan hukum Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1), Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Reporter: M. Fauzi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date