46 CJH Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Nganjuk, koranmemo.com – Sebanyak 46 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Nganjuk dipastikan gagal berangkat ke tanah suci pada musim haji tahun ini. Pasalnya, puluhan CJH tersebut belum melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) hingga batas akhir waktu yang ditentukan.

Muhammad Afif Fauzi, Kasi Haji dan Umroh Kemenag Nganjuk menyebutkan, dua orang di antara CJH yang gagal berangkat tersebut lantaran meninggal dunia. Sedangkan CJH yang lain belum melakuan pelunasan karena tidak sanggup secara ekonomi. “Ada pula CJH yang pindah domisili ke luar Kota Nganjuk, namun tidak menyampaikan pemberitahuan kepada Kemenag,” ungkapnya.

Adapun total sebanyak 745 CJH yang sudah melunasi BPIH mengikuti penutupan manasik haji sebagai tahapan akhir manasik sebelum berangkat ke tanah suci pada 20 Juli 2019 mendatang. Seluruh CJH tersebut tergabung dalam kloter 40 dan 41 yang akan berangkat dari Embarkasi Surabaya.

“Seluruh perlengkapan kebutuhan selama pelaksanaan ibadah haji diminta untuk segera dipenuhi, supaya segera dimasukkan ke dalam koper yang sudah dibagikan oleh Kemenag,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidayat mengimbau kepada seluruh para CJH untuk menjaga kesehatan, baik sebelum maupun selama berada di tanah suci. Mengingat cuaca di sana sangat jauh berbeda disbanding cuaca yang ada di Indonesia.

“Kami himbau agar para CJH menjaga kesehatan selama berada di tanah suci, karena di sana cuacanya berbeda dengan di sini. Serta upayakan untuk terus bersama dengan pendamping sepanjang menjalankan ibadah haji. Semoga bapak ibu nantinya menjadi haji yang mabrur,” imbaunya.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date