4 Bidang Tanah Belum Diganti Rugi

Jelang Peresmian Seksi 4 Tol Sumo

Mojokerto, Koran Memo – Presiden Joko Widodo direncanakan meresmikan seksi 4 tol Surabaya – Mojokerto (Sumo) di Desa Gerbang Tol Penompo Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, Sabtu (19/3) mendatang. Hal ini membuat sebagian warga setempat resah. Bukan tanpa alasan, sampai saat ini masih ada 4 bidang tanah milik warga terdampak yang belum mendapat ganti rugi. Padahal proses konstruksi telah rampung dan siap dioperasikan.

Wakil gubernur jawa timur, saifullah yusuf meninjau seksi 4 tol sumo yang akan diresmikan presiden (agung/memo)
Wakil gubernur jawa timur, saifullah yusuf meninjau seksi 4 tol sumo yang akan diresmikan presiden (agung/memo)

Persoalan ini diungkapkan Kepala Desa Penompo, Yahya saat mendampingi Wakil Gubenur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, meninjau kesiapan peresmian seksi 4 tol Sumo di gerbang tol Penompo, Kamis (17/3). “Masih ada 4 bidang tanah milik 4 warga Penompo yang sampai hari ini belum menerima pembayaran ganti rugi,” kata Yahya kepada wartawan di lokasi.

Yahya menambahkan, pembebasan 4 bidang tanah warga Penompo itu sudah melalui mekanisme konsinyasi. Hanya saja, keempat pemilik tanah menolak nilai ganti rugi yang dinilai terlalu rendah sebesar Rp 130 ribu per meter persegi. “Mereka minta melebihi SK yang ditentukan, harganya tidak cocok. Warga minta Rp 400 ribu lebih per meter karena harga tanah saat ini mahal,” ungkapnya.

Untuk itu, mendengar kabar seksi 4 tol Sumo akan diresmikan, lanjut Yahya, warga pemilik lahan pun resah. Mereka khawatir tak dapat uang ganti rugi mengingat ruas jalan tersebut akan segera diresmikan. Sementara tanah warga telah berubah menjadi konstruksi tol. “Warga resah, berulang kali datang ke saya menanyakan kejelasan ganti rugi,” aku Yahya.

Sementara itu,  Wagub Jatim, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, memang masih terdapat sejumlah persoalan di seksi 4 tol Sumo. Pada ruas sepanjang 18,47 kilometer yang membentang antara Mojokerto-Krian itu, terdapat 35 bidang tanah yang belum selesai proses administrasinya.

Gus Ipul pun menyesalkan adanya 4 bidang tanah warga yang belum mendapatkan ganti rugi dari PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) sebagai pemegang hak konsesi tol Sumo. Dia berharap PT MNA segera menyelesaikan persoalan ini. “Kalau ada warga yang meminta di atas harga itu, kami minta otoritas jalan tol untuk terus melakukan pendekatan,” tegasnya.

Seperti diketahui, secara keseluruhan, ruas tol Sumo membentang dari Mojokerto hingga Surabaya. Jalan bebas hambatan tersebut terbagi dalam 4 seksi. Seksi 1 sepanjang 4,73 kilometer, seksi 2 sepanjang 5,1 kilometer, seksi 3 sepanjang 6,1 kilometer. Sedang ruas terpanjang di seksi 4 yang mencapai 18,47 kilometer. (ag)

 

Follow Untuk Berita Up to Date