Bencana Longsor di Garut, Kedatangan KA Kahuripan Terlambat 6 Jam

Blitar, koranmemo.com – Bencana longsor di Cipendeuy, Garut, Jawa Barat, pada Rabu (22/11) malam, membuat jadwal kedatangan beberapa kereta api (KA) di Stasiun Kota Blitar, terlambat. Kedatangan kereta api yang terlambat, yakni, Malabar dan Kahuripan.

Dari keterangan pihak Kepala Stasiun Kota Blitar, Fajar Wahyudi menyampaikan bahwa KA Malabar dari Bandung yang dijadwalkan sampai di Stasiun Kota Blitar, Kamis (23/11) pukul 05.30 WIB diperkirakan baru tiba pukul 14.30 WIB. Terjadi keterlambatan kedatangan KA Malabar sekitar sembilan jam.

Sedangkan KA Kahuripan dari Bandung yang dijadwalkan datang di Stasiun Kota Blitar pukul 08.30 WIB diperkirakan baru tiba pukul 14.30 WIB. KA Kahuripan mengalami keterlambatan kedatangan sekitar enam jam.

“Kedua kereta itu harus memutar lewat Jakarta karena ada longsor di wilayah Garut. Akhirnya kedatangannya terlambat,” kata Kepala Stasiun Kota Blitar, Fajar Wahyudi.Kamis (22/11).

Diatakan untuk keberangkatan KA Kahuripan tetap tepat waktu. Sesuai jadwal KA Kahuripan berangkat dari Stasiun Kota Blitar pukul 12.10 WIB. Penumpang dari Blitar rencananya diangkut menggunakan kereta cadangan dari Blitar sampai Madiun. Sampai di Madiun, kereta cadangan akan digabung dengan KA Kahuripan.

“Kami sediakan kereta cadangan untuk memangkas keterlambatan keberangkatan KA Kahuripan di Stasiun Kota Blitar,” ujarnya.

Untuk rangkaian KA Kahuripan dari Bandung yg terlambat, hanya berakhir di Stasiun Madiun. Penumpang tujuan Caruban, Nganjuk, Kediri sampai Blitar dinaikan Kereta cadangan dari Madiun. “KA Kahuripan dari Madiun ke Bandung diusahakan berangkat pukul 15.16 WIB,” katanya.

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.