30 Siswa SMA dan SMK Ikuti UNP

Kediri, koranmemo.com – Sebanyak 30 siswa sudah mendaftar di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Wilayah Kota dan Kabupaten Kediri untuk mengikuti Ujian Nasional Perbaikan (UNP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Jumlah tersebut, terdiri dari siswa SMA Negeri Kota dan Kabupaten Kediri, serta SMK Swasta Kabupaten Kediri.

Kasi SMA dan PK-PLK Cabdindik Provinsi Jatim Wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, Prayitno mengatakan, untuk jumlah peserta dinilai masih minim, namun bukan hanya karena minat siswa, ternyata para siswa yang ingin mengikuti UNP bisa mendaftar di luar daerah. “Yang sudah terlanjur mendaftar kuliah di luar daerah, mereka bisa mendaftar di sana,” ujar Prayitno, Rabu (10/7).

Dengan demikian, pihak Cabdindik hanya mencatat para peserta UNP yang melakukan pendaftaran di kantor Cabdindik Provinsi Jatim Wilayah Kota dan Kabupaten Kediri saja. Diperkirakan, jumlah peserta terus bertambah, pasalnya waktu pendaftaran mulai tanggal 1 sampai 13 Juli, dan waktu pelaksanaan mulai tanggal 27 sampai 30 Juli.

Dari 30 peserta yang sementara ini sudah mendaftar, 70 persen peserta berasal dari Kabupaten Kediri. Peserta yang dari Kota Kediri tercatat sebanyak 9 siswa, para peserta tersebut berasal dari SMA Negeri. Sedangkan 21 peserta dari Kabupaten Kediri, 13 di antaranya berasal dari SMA Negeri dan 8 lainnya berasal dari SMK Swasta.

Menurut Prayitno, siswa yang memperoleh nilai di bawah 55, harus memanfaatkan kesempatan perbaikan nilai ini. Ini lantaran, jika nilai yang diperoleh saat mengikuti UNP, juga akan diakui dengan diterbitkan Surat Hasil Ujian Nasional Perbaikan (SKHUNP). Meskipun tidak menjadi patokan untuk mendaftar pada perguruan tinggi, namun hasil UNP dapat menjadi bahan pertimbangan.

Sementara itu, Staf Pengolah Data UN dan USBN SMA dan PK-PLK, Yazid Bustomi menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kepala sekolah, baik SMA dan SMK Negeri/Swasta yang berada di Kota maupun Kebupaten Kediri. Dengan harapan, siswa dapat mengikuti UNP tersebut.

Saat UNP, para peserta hanya mengerjakan mata pelajaran (Mapel) yang memperoleh nilai yang kurang baik. Untuk sementara ini, pilihan terbanyak adalah mapel Matematika, karena hampir dari keseluruhan siswa yang menjadi peserta, memilih mata pelajaran Matematika sebagai mapel yang diujikan pada UNP nanti.

Tidak hanya mapel Matematika saja, ternyata mapel Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan mapel pilihan sesuai dengan jurusan yang ada di sekolah. Dari informasi yang diperoleh Koranmemo.com, sementara peserta yang sudah mendaftar di Provinsi Jatim tercatat 1.208 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 916 siswa SMA/MA Negeri dan Swasta, 291 siswa SMK Negeri dan Swasta, serta 1 siswa kesetaraan paket C.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date