27 Desa dan Kelurahan di Ponorogo  Nunggak PBB

Ponorogo, koranmemo.com-Diawal tahun 2018 ini kabar buruk melanda Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Ponorogo. Pasalnya, puluhan kelurahan hingga kini  masih menunggak pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Dari data di Bidang Pendapatan BPPKAD tercatat, 26 kelurahan dan Desa Munggung di Kecamatan Pulung hingga kini masih menunggak pembayaran PBB tahun 2017. Dengan rincian, dari target ketetapan PBB Rp 142 Desa Munggu hanya mampu merealisasikan 78,2 % atau Rp 112 juta saja selama tahun 2017. Hal lebih parah juga dilakukan 26 kelurahan yang ada di Kabupaten Ponorogo hingga kini mereka hanya mampu merealisasikan 85,3% dari ketetapan PBB tahun 2017.

Kondisi ini berimbas pada merosotnya target realisasi PBB pada  ketetapan Surat Tagihan Pajak Daerah (STPD) Kabupaten Ponorogo tahun 2017. Dari target ketetapan Rp 28.427.391.146, hanya mampu terealisasi Rp 27.244.809.991 atau 95,8% saja.

Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan BPPKAD, Toni Khristiawan berdalih, faktor menunggaknya realisasi PBB puluhan kelurahan dan satu desa selama tahun 2017 lalu, akibat sulitnya melacak Wajib Pajak (WP), yang mayoritas berada di luar kota. Pihaknya pun mendesak petugas pemungut pajak daerah itu untuk lebih giat dalam melakukan pemungutan sehingga target dapat terealisasi sepenuhnya.

” Mayoritas WP nya di luar kota makanya sulit dicari. Lebih kita tingkatkan kinerja petugas sehingga realisasi bisa 100 persen,” pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.