Bupati Sampaikan Nota Keuangan APBD

Trenggalek, koranmemo.com – Sidang Paripurna ke 16, DPRD Kabupaten Trenggalek masa sidang ke 2 tahun 2017 yang membahas tentang nota keuangan bupati tentang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Trenggalek tahun 2017 digelar di ruang rapat lantai 2 gedung rakyat itu.

Dari 45 anggota DPRD Kabupaten Trenggalek yang seharusnya  hadir mendampingi pimpinan sidang yakni Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Samsul Anam , wakil Ketua , Guswanto dan H Lamuji, ada sedikitnya 7 orang anggota yang tidak hadir. Mereka adalah Mugiyanto, Sumarno, Mutriman, Imam Basuki, Tarkiyat, Wahyudianto, Imam Basuki dan Muh Nur Effendi.

Beberapa point disampaikan Bupati Trenggalek, mengenai rencana anggaran yang dialokasikan pada APBD Perubahan itu dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Rp 153 miliar dan dana pinjaman sebesar Rp 600 juta. Termasuk alasan menurunnya anggaran yang sudah dialokasikan sebelumnya.

Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak mengatakan ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam mengoptimalkan anggaran untuk mensuplai pembangunan di Kabupaten Trenggalek yakni masalah termasuk tidak menaikkan gaji ASN pada tahun2017 dan terbitnya PP nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD. “Ini salah satu asumsi yang bisa dijadikan pertimbangan dalam penyusunan program prioritas pembangunan kita,” katanya.

Bupati Emil juga menegaskan pentingnya skala prioritas utamanya dari sisi makro ekonomi yang menyebabkan turunnya angka pendapatan daerah dari transfer termasuk dari dana bagi hasil pajak dan bukan pajak.

“Angka penurunannya cukup signifikan sebesar Rp 20,2 miliar,” tegasnya.

Samsul Anam yang didapuk memimpin sidang mengatakan apapun yang terjadi pasca pemulihan bencana tahun 2016 lalu , sehingga untuk revitalisasi pemulihan aset pemkab yang hancur akibatkan penyerapan anggran yang begitu besar, laju pembangunan di Tyrenggalek tidak boleh berhenti.

“Kondisinya memang mengahruskan seperti itu, jadi kita tidak boleh patah semangat dan mari kita lanjutkan pembangunan pro rakyat ini,” ujarnya.

Samsul juga mengungkapkan semangat yang dipatenkan saat ini seiiring Kabupaten Trenggalek yang berulang tahun ke 823 dan secara kebetulan tanggal 31 Agustus 2017 nanti berbarengan dengan ibadah wukuf jamaah haji di padang Arafah.

“Walaupun kita minim anggaran tapi semangatnya dibarengi dengan jamaah haji kita yang akan melangsungkan Wukuf di Arafah,” ungkapnya.

Politisi asal PKB ini berharap dengan diseleseikannya agenda persidangan kali ini akan lebih memudahkan eksekutif dalam menjalankan pemerintahannya guna melayani masyarakat secara prima.

Reporter : Agus Riyanto

Editor :    Hamzah Abdillah

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.