23 Formasi CPNS Kota Marmer Kosong 

Tulungagung, koranmemo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung mengumumkan jumlah calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos setelah mengikuti berbagai seleksi yang digelar oleh panitia seleksi nasional (Panselnas) Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), sebanyak 523 CPNS baru. Jumlah ini masih kurang dari kuota formasi penerimaan CPNS yang diperoleh Pemkab Tulungagung sebanyak sebanyak 546 formasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung, Indra Fauzi mengungkapkan Pemkab Tulungagung sudah mengumumkan hasil seleksi CPNS dan hasilnya 523 orang yang diterima di Pemkab Tulungagung. Dari 1.169 peserta yang mengikuti tes seleksi kompetensi bidang (SKB) yang digelar pada 10 Desember tahun lalu. “Ada 23 formasi yang lowong, karena memang tidak bisa tergantikan. Seperti formasi tenaga dokter spesialis,” ungkapnya.

Menurutnya, bagi mereka yang telah lulus seleksi CPNS Pemkab Tulungagung, sudah dapat melakukan pemberkasan di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung. “Setelah pengumuman pada Selasa (1/1) lalu sudah dapat mengurus pemberkasan di Kantor BKD,” terangnya.

Lebih lanjut, Indra Fauzi mengatakan agar dalam pemberkasan tidak terjadi kekeliruan, rencananya Pemkab Tulungagung bakal mengumpulkan seluruh peserta CPNS yang telah lolos seleksi di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Waktunya diperkirakan pekan depan. “Rencananya Rabu (9/1) ini kami akan kumpulkan para CPNS yang telah lolos seleksi itu. Ini agar tidak terjadi kekeliruan saat pemberkasan,” tuturnya.

 Indra Fauzi mengaku cukup puas dengan hasil seleksi CPNS Pemkab Tulungagung. Terlebih untuk formasi guru yang kosong dapat diisi oleh peserta tes CPNS lainnya yang lolos passing grade. “Saat ini kita memang cukup banyak membutuhkan tambahan guru-guru. Utamanya, guru kelas SD,” jelasnya.

Dijelaskan sampai saat ini Pemkab Tulungagung masih kekurangan banyak tenaga guru untuk SD. Penambahan CPNS yang baru lolos seleksi tidak serta merta dapat mengurangi kekurangan tenaga guru tersebut.

“Namun demikian, kami cukup senang juga dengan CPNS baru sekarang. Mereka semua telah lolos seleksi CPNS yang berat dan itu artinya mereka semua pinter-pinter,” jelasnya.

 Indra Fauzi juga mengakui jika  tidak mudah dalam proses seleksi CPNS sekarang. Pemkab Tulungagung sendiri dalam mengumumkan hasil seleksi CPNS Pemkab Tulungagung harus pula mendapat pin dari panitia seleksi nasional (Panselnas) CPNS. “Tanpa pin kami tidak bisa buka dan tidak bisa mengumumkan,” tambahnya.

Disinggung soal rekrutmen tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), Indra Fauzi menyatakan belum ada aturan terkait pengadaannya. “Sampai saat ini belum ada untuk pengadaan PPPK,” pungkasnya.

Repoter Denny Trisdianto

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date