21 Oknum Dinas Pariwisata Terjaring OTT

Trenggalek, koranmemo.com – Tim Saber pungli Polres Trenggalek melakukan operasi tangkap tangan ( OTT ) di tiga tempat wisata yang berada di Kabupaten Trenggalek. Hasilnya sedikitnya 21 orang ditangkap dalam operasi tersebut. Mereka ditangkap karena telah melakukan tindak pidana pungutan liar (pungli) saat bertugas sebagai penjaga loket di masing-masing pintu masuk lokasi wisata tersebut.

Informasi yang dihimpun Koran Memo, 21 orang yang ditangkap itu berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan honorer. Dari hasil operasi terpadu itu , polisi mengamankan 21 orang tenaga PNS dan honorer. Rinciannya, 4 orang ditangkap di Pantai Pelang Kecamatan Panggul, 9 orang di loket karcis masuk Pantai Prigi, dan 8 orang di Pantai Karanggongso.

Kapolres Trenggalek, I Made Agus Prastya melalui Kasubag Humas Polres Iptu Adit Suparno membenarkan penangkapan oknum Dinas Pariwisata itu. Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat dan hasil pengembangan penyelidikan tim saber pungli. “Tim kami berhasil menangkap oknum yang berdinas di pemkab yang ditempatkan di beberapa lokasi wisata yang berbeda,”ungkap Adit kepada awak media , Selasa (8/11) di Mapolres Trenggalek. “Kita tangkap mereka pada Minggu(6/11) kemarin. Petugas juga mengamankan barang bukti lain yang dapat menjerat mereka,”lanjutnya.

Adit mengatakan, pihaknya menemukan kejanggalan dari proses ticketing yang dilakukan puluhan oknum tersebut. Setelah digeledah dari saku petugas tersebut ditemukan bendelan karcis yang telah terjual. Ternyata ada selisih karcis dengan uang yang didapatkan.“Misal di Pantai Pelang, ada selisih jumlah uang dengan bonggolan karcis sebesar Rp 210 ribu. Sedangkan di Pantai Prigi terdapat selisih Rp 492.800, serta di Pantai Karanggongso terdapat selisih sebesar Rp 13 ribu rupiah,”imbuhnya.

Aksi para penjaga itu, masih ungkap Adit , selalu dilakukan berulang-ulang utamanya setiap hari libur dan Minggu saat ramai pengunjung .“Pelaku masih menjalani proses lebih lanjut di mapolres ,”pungkasnya.

Terpisah, Bambang Setiadji, Kepala Inspektorat Pemkab Trenggalek justru mengaku sangat berterima kasih kepada pihak Saber pungli Polres Trenggalek yang telah ikut membnatu menertibkan pegawainya yang nakal dan tidak mengindahkan aturan yang melekat di jabatannya.“Kita akan tindaklanjuti temuan kasus ini dan secepatnya berkoordinasi dengan pihak polres,”tegasnya.

Ia berjanji akan berikan sangsi tegas sesuai dengan PP no 53 tahun 2010 tentang dispilin pegawai negeri, dengan melihat seberapa berat kasus hukum yang menimpanya.“Kalau berat ya di non PNS kan atau dipecat, kalau ringan ya sesuai tingkat kesalahannya,”katanya. (yon/haz)

 

Follow Untuk Berita Up to Date