2 Hari Pencarian, Guru BK Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

Jombang, koranmemo.com – Setelah melalui upaya pencarian selama dua hari, Ahmad Hasanudin Maskur atau Hasan (25) guru BK SMKN 3 Jombang akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa, Selasa (12/2) sekitar pukul 14.10 WIB.

Kepastian penemuan ini disampaikan oleh Saidun, ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kabupaten Jombang sekaligus ketua rombongan saat dikonfirmasi Koranmemo.com, Selasa (12/2).

Saidun sendiri berada di Jember memantau proses pencarian terhadap korban di Pantai Payangan Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember, sejak kejadian Minggu (10/2). “Sudah (ketemu). Saya posisi di lokasi ini,” kata Saidun melalui sambungan selulernya.

Masih menurut Saidun, sejauh ini proses evakuasi sedang dilakukan oleh tim SAR setempat. Meski begitu, Saidun belum biasa memberikan keterangan lebih banyak terkait rencana lanjutan pasca korban ditemukan. “Ini masih evakuasi. Rencana selanjutnya kami belum tahu. Yang di sini ibu sama ayah korban,” tutupnya.

Seperti diketahui, Hasan merupakan satu dari empat guru asal Kabupaten Jombang yang terseret ombak Pantai Payangan Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember, Minggu (10/2). Tubuh Hasan sendiri saat itu menghilang diduga kuat tergulung ombak.

Sedangkan tiga guru lain terdiri dari Yani Susanti (35), guru BK SMAN 3 Jombang, Yudha Mahardika (34) guru BK SMA Plandaan, Zakiyah Nurwiningsih (34) guru BK SMAN 1 Jombang, dapat dievakuasi hari itu juga.

Dalam peristiwa ini hanya Yani Susanti (35), guru BK SMAN 3 Jombang yang dievakuasi dengan selamat. Sementara Zakiyah dan Yudha meninggal dunia.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date