2 Balon Udara Diamakan, Tiga Lainnya sudah Mengudara

Trenggalek, koranmemo.com – Tradisi menerbangkan balon udara sebagai ungkapan suka cita lebaran ketupat masih banyak dijumpai di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Trenggalek. Meskipun terdapat larangan karena membahayakan, nyatanya tak sedikit warga nekad menerbangkan balon udara tanpa dilengkapi pengamanan khusus. Hasilnya petugas kepolisian mengamankan dua balon udara berapi di wilayah Kecamatan Pogalan.

Dua balon udara yang hendak diterbangkan itu diamankan polisi di wilayah Desa Pogalan dan Desa Kedunglurah. Dua balon udara berukuran sekitar 2X3 meter diamankan polisi saat hendak diterbangkan oleh sekelompok masyarakat setempat. “Namun tiga balon lainnya sudah mengudara, pagi tadi,” kata AKP M Mahmudi, Kapolsek Pogalan, Rabu (12/6).

Tiga balon udara berukuran sekitar 4X3 meter milik warga itu telah mengudara sebelum petugas datang. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan petugas melakukan patroli secara berkala dan melakukan penyuluhan. “Padahal sudah kami lakukan sosialisasi. Karena berbahaya, selain mengganggu penerbangan, bisa menyebabkan kebakaran ataupun korsleting arus jika menyangkut di tower,” imbuhnya.

Dia menyebutkan terdapat beberapa ketentuan balon udara boleh diterbangkan. Misalnya seperti diberikan tali agar balon tidak terbang liar dan boleh diterbangkan dengan ketinggian tertentu. Namun hal tersebut tidak dilakukan pemilik balon udara di dua desa itu sehingga diamankan petugas. “Namun yang lima (balon,red) tidak ditali. Apalagi ada apinya, semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date