198 Personel Cegah Gangguan Listrik

Malam Tahun Baru  

Kediri, koranmemo.com –  Menjelang perayaan tahun baru, PLN menyiagakan anggotanya untuk menangani gangguan pada listrik. Sebanyak 198 personel PLN stand by di rayon-rayon seluruh area Kediri. Mereka akan berjaga sejak tanggal 31 Desember 2016 sampai 2 Januari 2017.

Joko Ahfantoro, Humas PLN Area Kediri mengungkapkan PLN menambah personel sebanyak 132 orang dari 11 rayon untuk berjaga pada malam tahun baru. Sebelumnya hanya 66 orang di tiap rayon setiap harinya. Langkah ini merupakan antisipasi gangguan listrik saat malam tahun baru. “Karena pada saat itu banyak sekali event-event atau acara dari pemerintah serta dari masyarakat sendiri yang menggunakan listrik. Maka dari itu, kita menambah anggota agar bersiaga menjaga jika sewaktu-waktu ada gangguan listrik sehingga bisa teratasi dengan cepat,” ungkap Joko.

Para personel itu akan berjaga di rayon-rayon terutama pada rayon yang rawan gangguan listrik seperti pada pusat keramaian kota. “Jika mereka ada di kantor, mereka akan kesulitan untuk menjangkau dimana tempat yang terjadi gangguan listrik karena keramaian masyarakat yang berjubel di pusat keramaian tersebut,” kata Joko.

Joko menambahkan, memang pada saat pergantian malam tahun baru pihaknya akan waspada penuh. Tidak hanya fisik tapi juga mental serta materialpun dipersiapkan oleh anggotanya. “Beberapa hari yang lalu, kita juga adakan pemeriksaan peralatan agar layak dipakai untuk melayani masyarakat pada malam tahun baru,” paparnya.

Joko menambahkan, saat ini PLN mempunyai cadangan energi sebanyak 428 Mega Watt. Setiap harinya rata-rata penggunaan yakni rata-rata beban puncak sekitar 345 Mega Watt. “Pada malam tahun baru biasanya justru ada penurunan beban listrik, karena pelanggan industri dan perkantoran sedang libur. Jadi meskipun akan banyak event atau acara yang memerlukan banyak beban listrik tidak akan berpengaruh atau tidak akan mengalami defisit listrik,” pungkasnya. (dha)

 

 

Follow Untuk Berita Up to Date